Sharing Session

Belajar Saham Dengan William Hartanto, Trader Saham & Penulis Buku The Tao of Bandarmology by Hilmawan Kusumajaya

William Hartanto (Stockbit Username: @WH1245) mulai mendalami pasar saham sejak di bangku sekolah. Meskipun masih muda, William sendiri sudah menerbitkan dua buku, "Mahasiswa Investor" dan "The Tao of Bandarmology". Selain itu William juga mendirikan WH-Project yang memberikan ulasan terkait trading dan investasi saham

Analisa Saham

Ini recap dari Stockbit Sharing Session episode 2 dengan William Hartanto. 

A. Apa ciri-ciri dari "bandar"? Tindakan apa yang dilakukan dan berapa dana yang diperlukan untuk menjadi "bandar" di pasar saham? - mocha88

Sebelumnya kita harus tahu bahwa bandar bukanlah pelaku pasar dalam golongan tertentu, bandar pada dasarnya adalah sama dengan kita, sama-sama pelaku di pasar saham dengan perbedaan utama hanya pada kemampuan mereka memanipulasi pergerakan harga saham sehingga disebut sebagai bandar. Dalam hal ini tentu saja tindakan akumulasi/distribusi yang dilakukan pada saham tertentu sampai mengalami trend yang sebelumnya tidak terindikasi adalah aktivitas mereka yang disebut bandar.  

Dalam hal dana, tidak ada aturan baku mengenai berapa dana yang harus disediakan untuk dapat disebut bandar saham. Kembali pada likuiditas sahamnya, jika likuiditasnya rendah maka dana sekitar 100 juta pun sebenarnya sudah cukup untuk "membandari" saham tersebut. Jadi, kita simpulkan di sini bahwa kemampuan seseorang menjadi bandar pada suatu saham juga bergantung pada likuiditas sahamnya.  

Dasar dari aktivitas bandarmology sendiri adalah tidak lepas dari keperluan sang bandar dalam mencari profit dengan melibatkan partisipasi ritel. Dan hal ini biasanya dilakukan setelah bandar selesai melakukan akumulasi.  

Mengenai ciri-ciri bandar, terlihat dari aktivitasnya di pasar, kita tidak melihat dari broker apa yang digunakan, namun aktivitasnya. Karena seorang bandar bisa saja menggunakan beberapa broker sekaligus untuk menggerakkan satu saham dan biasanya jumlah broker yang digunakan ada 5 s/d 10 broker. 

B. Bagaimana cara mengetahui pergerakan dan sasaran emiten yang akan digerakan oleh bandar lebih dini? Biasanya bandar akan keluar dari suatu saham dikisaran berapa hari atau berapa persen dari harga suatu saham? - TeguhJaya

Sasaran emiten bandar tentunya adalah pada saham-saham yang tidak dimiinati oleh ritel. Yang ritel anggap tidak bernilai/berprospek itulah yang bandar suka, sedangkan mengenai kapan akan dinaikkan tidak akan ketahuan kecuali bandar sudah selesai akumulasi.  

Tentunya bandar akan mencari profit sebesar-besarnya, profit 100% pun bagi mereka masih kurang sampai mereka distribusi baru dikatakan tren selesai. 

C. Untuk anak kuliahan dengan modal 10 juta enaknya main long term apa short term? Kalo misal long term bagusnya menargetkan emiten apa? blue chip? Kurun waktu long term yang sehat itu berapa bulan? Mengingat ihsg yang selalu merah akhir-akhir ini, bagaimana cara jeli melihat permainan bandar supaya tidak terciduk? - andyboa

Kalau sambil kuliah sebaiknya long term agar tidak mengganggu kuliahnya. Mostly blue chips atau at least 2nd liner, agar lebih tenang jika harus meninggalkan portofolionya beberapa waktu. Long term yang sehat untuk trading adalah 6 bulan (tercepat).  

Perhatikan running trade, hindari saham yang aktif muncul dengan lot hanya 1 sampai 20 lot per transaksinya. 

D. Saya pemula, bagaimana cara belajar teknikal yang benar? - mariohutabarat

Bisa baca-baca di situs candlesticker, atau stockcharts. Sangat membantu untuk pemula yang baru belajar teknikal namun bahasanya pakai bahasa Inggris. 

E. Gimana cara kita screening saham yang sedang diakumulasi bandar? - YC2V

Pakai bandar detector Stockbit, bisa terlihat jika ada akumulasi atau distribusi pada hari tersebut. Keterangannya Normal accum, big accum, small accum sangat menjelaskan kondisi perdagangan pada hari itu. 

F. Untuk pemula seperti saya sebaiknya menggunakan analisa teknikal apa yang mudah digunakan dan cukup baik keakuratannya. Lebih baik mana untuk pemula apakah lagging atau leading indicator? - MikeD

Pemula bisa mulai dengan menggunakan indikator MA, gunakan period 5 dan 20.  
Lebih baik leading indicator agar lebih mudah. 

Full transcipt dari Stockbit Sharing Session episode 2 dengan @WH1245 bisa dibaca DI SINI.  

Jika masih ada yang ingin bertanya, bisa langsung follow @WH1245 dan mention di Stockbit.

Join Stockbit Sekarang Untuk Ikutan Event-Event Menarik Seperti Ini


Semoga Stockbit Sharing Session ini bermanfaat bagi teman-teman semua, silahkan share dan like artikel ini jika teman-teman suka. Jika ada rekomendasi user Stockbit lain yang ingin dijadikan narasumber dalam Stockbit Sharing Session silahkan comment di artikel ini atau mention ke saya @mawan13 di Stockbit.