saham

Jam Pelayanan Customer Support Stockbit Diperpanjang!!! by Dedi Utomo

Customer-Service-Image.jpg

Kami menyadari bahwa tidak semua hal dalam kehidupan terjadi selama jam kerja. Ada kalanya Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan bantuan di luar jam operasi normal kami. Untuk memenuhi kebutuhan ini, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa jam pelayanan customer support kami telah diperpanjang.

Mulai hari ini dan seterusnya, kami memperpanjang jam pelayanan customer support hingga 7 hari seminggu, customer support Stockbit akan selalu ada dan siap membantu Anda pada jam berikut:

Senin-Jum'at  : 8,30 - 22,00
Sabtu-Minggu : 9.00 - 18.00

Anda penting bagi kami, kami percaya bahwa akses Anda untuk berkomunikasi dengan kami sangatlah penting dan kami ingin lebih dekat dengan Anda. Kami sangat menghargai masukan Anda baik itu positif atau negatif, karena setiap kesalahan adalah jendela untuk perbaikan. Kami ingin terus meningkatkan pelayanan untuk Anda lebih baik lagi.

Jika Anda memiliki pertanyaan atau butuh bantuan, kami akan mengirim pesan dengan dukungan live chat kami. Berikut beberapa cara agar Anda dapat menghubungi customer support kami yang  ditampilkan dalam format gif.

Melalui Stockbit Web

live support.gif

Melalui Stockbit Mobile App (Android & IOS)

animation.gif

Melalui Email

support@stockbit.com

Melalui Whatsapp

Feel free untuk menghubungi costumer support kami ketika Anda mengalami kendala atau membutuhkan bantuan dalam penggunaan aplikasi Stockbit.

17 Kesalahan Dalam Kegiatan Investasi Saham by Hilmawan Kusumajaya

Kredit foto:   Glenn Carstens-Peters   (Unsplash)

Kredit foto: Glenn Carstens-Peters (Unsplash)

Post ini adalah guest post dari bolasalju.com @arif

Ketika memulai investasi saham, apalagi jika kita benar-benar baru mengenal investasi saham pasti kita akan melakukan kesalahan-kesalahan. Kesalahan yang kita lakukan tidak harus berarti buruk, dari kesalahan yang kita lakukan kita juga bisa belajar untuk menjadi lebih baik.

Tapi ada baiknya kita tidak perlu melakukan kesalahan untuk belajar menjadi lebih baik dalam berinvestasi saham. 

@arif dari bolasalju.com memberikan guest post yang berisi list dari 17 kesalahan yang pernah dilakukan.

17 kesalahan itu adalah:

  1. Mendapat data yang buruk
  2. Terlalu percaya diri
  3. Terlalu serakah hingga mengabaikan pertimbangan rasional apa pun
  4. Terlalu ingin mengambil keuntungan kecil (30%-50%) sementara saham masih bisa naik hingga 250%
  5. Terlalu buru-buru mengambil keuntungan recehan 5%-20%. Padahal saham masih bisa naik lebih besar lagi.
  6. Tidak sabar
  7. Terlalu percaya proyeksi. Padahal tidak ada yang bisa meramal dengan akurasi tinggi. Ya, termasuk saya dan kamu.
  8. Beli saham tanpa riset (itu di awal dulu, sih)
  9. Beli atau jual saham karena panik
  10. Tidak ada rencana portfolio
  11. Membeli saham karena citra perusahaan. Perusahan bercitra bagus belum tentu sahamnya bagus.
  12. Tidak bertindak lebih cepat setelah mengetahui kesalahan. Tahu analisa salah kenapa tidak langsung jual? Akhirnya terpapar kerugian lebih besar.
  13. Menyimpan loser dan berharap perusahaan itu lebih baik
  14. Tidak tahan emosi
  15. Terlalu berorientasi jangka pendek
  16. Tidak percaya pada analisis sendiri
  17. Mengulangi kesalahan

Semoga dengan daftar 17 kesalahan yang pernah dilakukan oleh @arif, kamu bisa belajar untuk tidak melakukan kesalahan yang sama dan bisa berinvestasi saham lebih baik lagi. 

Artikel semula terbit di Bolasalju.


Didirikan sejak 2010, Bolasalju menyediakan edukasi dan riset berupa ide investasi siap eksekusi.

Website: bolasalju.com

Yuk diskusi dengan @arif bolasalju di Stockbit

Analisa Saham XL Axiata Tbk. (EXCL) - Turn Around Story in Telco Company by Dedi Utomo

Berada pada fase downtrend sejak 2012, apakah saham XL Axiata Tbk masih prospektif untuk longterm investment? Stockbit akan menjawab pertanyaan tersebut melalui Stockbit meet the expert. Kali ini, Stockbit berkesempatan untuk melakukan wawancara singkat dengan Head of Research Bahana Sekuritas, Bapak Andri Ngaserin dan Naarah Joesoef Institutional Equity Sales Bahana Sekuritas untuk menanyakan secara langsung mengenai prospek saham EXCL untuk investasi jangka panjang.  

Outlook Industri Telco

Andri memberikan rating NETRAL untuk outlook industri telco dengan memperhatikan adanya penurunan pertumbuhan pendapatan rata-rata perusahaan telco menjadi di bawah 10 persen per tahun sejak 5 tahun lalu sebagai akibat dari peralihan penggunaan phone ke smartphone. Peralihan ini berimbas pada turunnya pendapatan perusahaan telco yang bersumber dari legacy (telpon dan SMS), sementara pendapatan yang berasal dari data kuota internet sebagai akibat penggunaan Whatsapp untuk chat dan telpon cenderung mengalami kenaikan.

XL axiata.jpg

Prospek Saham XL Axiata Tbk.

Menurut Andri, saham EXCL menarik karena sumber pendapatan dari data mix Excel Axiata Tbk. ini sangat besar yaitu mencapai 2/3 dari total pendapatan, sementara 1/3 nya adalah berasal dari legacy (telpon & SMS) dan penetrasinya juga sudah cukup luas dengan network BTS 4G terbesar ke dua di Indonesia setelah Telkomsel karena sudah membangun banyak jaringan dalam 2-3 tahun terakhir. Andri menilai pertumbuhan pendapatan EXCL akan mencapai 10 persen per tahun dalam 3 tahun ke depan. Tren penurunan penggunaan legacy dan beralih ke data akan membuat EXCL cukup diuntungkan, pertumbuhan pendapatan yang bersumber dari data akan mengalami kenaikan 30-40 persen per tahun, sementara untuk legacy akan mengalami penurunan 20-30 persen per tahun, ungkap Andri. Dalam 3 tahun terakhir EBITDA growth EXCL masih di kisaran angka 0 persen, namun dalam 3 tahun ke depan, EBITDA EXCL berpotensi untuk tumbuh 15 persen menurut Andri.

Katalis positif dari EXCL adalah dari sisi EBITDA yang diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan karena pendapatan EXCL yang diproyeksi mengalami kenaikan 10 persen. Selain itu, penurunan tarif paket data internet yang sudah cukup signifikan dalam 6 bulan terakhir membuat industri telco mulai berpikir untuk tidak menurunkan tarif paket data lebih jauh lagi. Secara historis, industri telco belum pernah menaikan tarif paket data internet, di mana dalam 6 bulan terakhir saja, tarif paket data telah mengalami penurunan dari Rp18.000/GB menjadi kurang lebih Rp8.000/GB. Menurut Andri, asalkan EXCL menetapkan tarif paket data yang tidak turun saja, sebenarnya akan cukup berimbas positif pada pendapatan perseroan. 

Valuasi Saham EXCL

Dengan mempertimbangkan katalis yang cukup bagus untuk saham XL Axiata Tbk. target price untuk saham EXCL ini adalah Rp4.000 yang mengindikasikan potensi kenaikan 55,04 persen dari harga penutupan Rp2.580 pada Senin 25 Juni 2018. Namun perlu diperhatikan juga, jika ternyata tarif paket data ternyata justru turun, maka target tersebut akan sulit untuk tercapai, dengan risiko penurunan ke Rp1.800 atau -30,22 persen. Secara risk to reward target harga untuk saham EXCL masih menarik.

Pelajari saham perusahaan-perusahaan lainnya di Stockbit bersama dengan investor-investor saham lainnya.