Stockbit Predictions: Challenge Your Predictions Skill by Dedi Utomo

targetprice 1.0.gif

Stockbit Predictions adalah fitur terbaru Stockbit yang menantang kemampuanmu dalam memprediksi dan menghitung valuasi harga saham.

Melalui fitur ini, kamu bisa memposting di stream prediksi kamu tentang pergerakan harga suatu saham, apakah saham tersebut akan naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. Jika prediksi yang telah kamu buat ternyata benar, maka reputasi kamu di Stockbit akan bertambah. Semakin besar persentase target harga yang kamu tetapkan, semakin besar pula jumlah reputasi yang akan kamu peroleh jika target tersebut tercapai.

tenor (4).gif

Manfaatkan fitur ini untuk menguji kemampuan kamu dalam memprediksi dan melakukan valuasi harga saham, tingkatkan reputasi di Stockbit dan tunjukkan kepada investor lain kemampuan kamu dalam memprediksi harga saham. 

Pertaruhkan reputasi kamu
Berikan rekomendasi target price untuk saham pilihan kamu

Stockbit Predictions (Set Target Price) tersedia di Web, mobile app Andoid dan iOS

Pelajari Stockbit Predictions

4 Hal yang Harus Kamu Lakukan Jika Harga Saham Milikmu Turun by Hilmawan Kusumajaya

Dalam berinvestasi saham tentu kita berharap harga saham yang kamu miliki agar terus naik. Tapi dalam realita harga saham tidak selalu naik, ada masa dimana harga saham kamu akan turun dan turun. Ingat investasi saham itu berisiko, salah satu risiko adalah capital loss. Capital loss terjadi pada saat harga saham kamu turun lalu kamu menjual saham tersebut dalam posisi rugi.

Bank BRI ($BBRI) selama periode 2007-2016 ada 3 kali harga sahamnya turun lebih dari 20%. Tapi pada periode yang sama, harga saham $BBRI masih naik 349% atau CAGR 16%. 

Bank BRI BBRI

Lalu apa saja yang harus kamu lakukan pada saat harga saham milikmu turun?

1. Jangan panik

Hal yang paling penting ketika harga saham milikmu turun adalah jangan panik, jangan buru-buru membeli lebih banyak lagi dan juga jangan buru-buru menjual. Agar kita bisa tidak panik, dari awal uang yang di investasikan ke saham adalah uang yang bisa kamu sisihkan dari penghasilan. Jangan menginvestasikan semua uang kamu di dalam saham. Usahakan juga untuk melakukan diversifikasi saham berbagai sektor.

2. Review lagi perusahaannya

Sebelum mengambil keputusan membeli lagi atau menjual saham milikmu, review kembali perusahaannya. Apakah semuanya masih sesuai dengan analisa awalmu atau ada sesuatu yang berubah? Apakah perubahan itu sangat berpengaruh ke perusahaan itu? Jika memang terjadi perubahan yang vital seperti operasional perusahaan terhenti atau perusahaan gagal membayar utang mungkin lebih baik untuk menjual saham perusahaan tersebut.

3. Minta pendapat orang lain

Kamu juga bisa meminta pendapat orang lain, orang yang lebih berpengalaman, karena mungkin kamu melewatkan sesuatu. Dengan Stockbit kamu bisa langsung bertanya ke investor-investor yang lebih berpengalaman.

 

4. Beli lagi

Ketika kamu sudah mereview lagi perusahaan dan meminta pendapat orang lain semua menunjukan bahwa saham perusahaan tersebut masih baik, maka saat harga saham turun adalah saat yang baik untuk menambah kepemilikan atas saham tersebut apalagi jika kamu berinvestasi saham untuk jangka panjang.

Investasi

Join Stockbit sekarang dan kamu bisa berdiskusi dengan investor berpengalaman.

Stockbit Insider : Pantau Aktivitas Investor Besar di Pasar Modal by Dedi Utomo

Stockbit Insider adalah fitur di Stockbit untuk melihat transaksi yang dilakukan oleh pemegang saham mayoritas (lebih dari 5%) pada suatu emiten setiap harinya. Selain itu di Stockbit Insider kamu juga bisa tau kepemilikan dan aktifitas dari "whale" atau investor saham dengan modal besar, baik itu individu atau institusi.

Stockbit Insider Saham

Stockbit Insider tersedia pada Stockbit Web juga mobile app Stockbit di Android dan iOS.

Liat contoh Stockbit Insider dengan klik tombol di bawah.